Saturday , October 1 2022
5 Tempat Wisata Indonesia yang Mirip Dengan Luar Negeri

5 Tempat Wisata Indonesia yang Mirip Dengan Luar Negeri

Berwisata ke luar negeri memang selalu menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk dicoba. Negara – negara di luar negeri memang menawarkan deretan wisata dengan pemandangan yang memukau dan pastinya membuat wisatawan Indonesia tergoda untuk mengunjunginya. Tetapi, tentu saja berlibur ke luar negeri dibutuhkan beberapa dokumen dan budget yang tidak sedikit. Ada banyak tempat wisata di Indonesia yang mirip dengan luar negeri! Tidak hanya lebih dekat, kalian juga tidak memerlukan paspor dan izin untuk menikmati pemandangan yang tidak kalah mempesona.

Berikut 5 tempat wisata Indonesia yang mirip dengan luar negeri.

 

1. Taman Nasional Baluran

Tempat wisata Indonesia pertama ada Taman nasional Baluran yang terdapat di perbatasan Banyuwangi dan Situbondo ini memiliki sabana atau padang rumput terluas di pulau Jawa, atau sepertiga kota Jakarta. Ditumbuhi rimbunan pepohonan kabesak yang tinggi dan kokoh, dan dipenuhi berbagai mamalia seperti banteng, kerbau liar, rusa, sampai macan tutul dan berbagai macam burung, Taman Nasional Baluran merupakan harta Indonesia yang tidak bisa dibandingkan keindahannya.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Baluran adalah bulan Maret – Agustus, di akhir musim penghujan dan awal musim kemarau. Pada periode – periode inilah hewan – hewan liar tadi “keluar” dan mendatangi kita. Kalian bahkan dapat melihat langsung kumpulan rusa, berlarinya kerbau dalam rombongan, dan kera – kera yang bergelantungan di pohon tinggi.

Tiket masuk taman nasional ini tidak mahal sama sekali, hanya Rp. 6.000 per mobil dan Rp. 2.500 per orang. Tetapi sejak awal tahun 2014, waktu kunjungan yang sebelumnya 24 jam dipotong menjadi hanya 8 jam, yaitu pukul 08.00 – 16.00. Baluran bisa dituju dengan perjalanan darat selama 6 – 7 jam dari Surabaya. Jika ingin menghabiskan lebih dari sehari mengelilingi taman nasional ini, kalian juga bisa menginap di berbagai homestay yang bertebaran di luar pintu masuknya.

 

2. Ranu Kumbolo

Ranu Kumbolo merupakan suatu danau yang terletak di kaki Gunung Semeru. Para pendaki yang akan menaklukkan Mahameru sering singgah di sini untuk menikmati keindahan pemandangannya. Air telaga yang jernih, dikelilingi sabana dan bukit – bukit hijau menambah kesan sejuk untuk siapapun yang singgah.

Berkunjung ke sini, jangan lupa menginap demi melihat terbitnya matahari pagi, sang surya akan menyapa kita dari balik dua buah bukit hijau di pelupuk mata. Kalian juga dapat tidur sampai larut malam untuk melihat kelompok bintang, yang belum tentu bisa lihat dirumah kita yang penuh polusi kota besar.

 

3. Gumuk Pasir Parangkusumo

Sebelum kalian memutuskan untuk pergi ke Gurun Sahara ataupun Gurun Gobi seperti di film The Way Back, tidak ada salahnya jika kalian mampir sejenak ke Yogyakarta. Di provinsi istimewa ini, ada padang pasir yang dinamakan Gumuk Pasir Parangkusumo. Gumuk Pasir ini terletak tidak jauh dari Pantai Parangtritis, tepatnya di Pantai Parangkusumo.

Jangan hanya melihat gumuk pasirnya saja tapi cobalah untuk sandboarding atau meluncur dari gundukan pasir dengan papan ala skateboard. Tidak perlu takut cedera, karena gundukannya yang tidak begitu tinggi membuat sandboarding di Parangkusumo minim risiko. Kalian yang masih pemula juga bisa kok merasakan serunya olahraga ini!

 

4. Green Canyon

Amerika memiliki Grand Canyon, ngarai mega yang membentang hampir 5.000 km persegi di negara bagian Arizona. Bebatuan berwarna merah dan kecoklatan itu dibelah oleh liukan Sungai Colorado. Kalian dapat melakukan rafting, hiking, sampai rekreasi dengan helikopter mengelilingi salah satu keajaiban dunia ini.

Tetapi Indonesia juga memiliki “Grand Canyon”- nya sendiri. Walaupun tidak sebesar Grand Canyon yang asli, Green Canyon yang terletak di Jawa Barat, persisnya di Desa Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis ini memiliki keindahan yang juga wajib diakui. Tercipta akibat erosi permukaan tanah yang terus menerus dialiri air sungai selama jutaan tahun, bukan hanya batu – batu yang akan menyapamu, tetapi juga pepohonan yang tumbuh rimbun di antara batu – batu itu, dan air yang kehijauan karena lumut yang hidup di dasarnya.

Kalian dapat menyusuri Grand Canyon bersama keluarga dengan perahu sewa. Tidak perlu merogoh kocek dalam – dalam, cukup Rp. 75.000 per satu orang kalian sudah bisa dibawa berkeliling. Setelah membayar, kalian akan diberi nomor antrian dan tinggal menunggu perahumu datang.

 

5. Patung Buddha Mojokerto

Dalam agama Buddha, terdapat beberapa jenis nirwana. Salah satunya merupakan paranirwana, di mana seorang arwah tidak akan bereinkarnasi karena karma dalam hidupnya yang saat ini sudah lunas terbayar. Nah, patung Buddha tidur ini melambangkan Sang Buddha yang sudah siap memasuki paranirwana.

Patung Buddha tidur ini umum ditemukan di kuil – kuil di Thailand, Myanmar, dan Kamboja. Tetapi tahukah kalian, bahwa patung ini juga ada di Indonesia?

Ya, di Trowulan, Mojokerto, tepatnya di Mahavihara Majapahit, terdapat patung Buddha Tidur yang memiliki panjang 22 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 4,5 meter. Sebenarnya rancangan pembuatan patung ini sudah ada sejak tahun 1993. Patung ini pada awalnya ditujukan untuk umat Buddha di sekitar Mojokerto saja, tetapi para Bhante saat ini mengizinkan siapa saja yang tertarik untuk mengunjunginya. Patung ini tidak pernah sepi wisatawan. Kalian hanya perlu membayar uang parkir saja lho, tidak perlu membayar tiket masuk. Tidak hanya patung raksasa ini, Mahavihara Majapahit juga mengoleksi replika mini Candi Borobudur dan patung – patung Buddha dalam pose yang lainnya.

 

 

Nah, itu dia 5 tempat yang bisa kita rekomendasikan dan mirip dengan keindahan luar negeri tanpa harus meninggalkan Indonesia. Semoga bermanfaat!